Wajib Kau Tau! 7 Cara Bersikap Agar Tidak Terlihat Kampungan

Berikut kiat-kiat yang bisa kamu lakukan:

0
593
views

Ciptaloka.com – Pada tahun-tahun sebelumnya Istilah “kampungan” selalu dikaitkan dengan seseorang yang dulunya melakukan urbanisasi dari desa ke kota. Kemudian di tempat baru itu Ia mengalami shock culture dengan segala kebiasaan baru, dan hal-hal yang modern. Akibat dari kekagetan itulah mereka di-labeli  kampungan atau norak begitu.

Mengingat sekarang sudah di era globalisasi modern, seharusnya seseorang tidak akan mudah diberi label kampungan. Sebab sebelum melakukan hal atau kebiasaan baru mereka bisa mencari tahu terlebih dahulu di internet. Sehingga tidak terlihat norak nantinya.

Maka dari itu, untuk membantu kamu supaya lebih percaya diri, Ciptaloka akan bagikan sebuah artikel bermanfaat dengan judul:

7 Cara Bersikap Agar Tidak Terlihat Kampungan atau Norak dalam Beragam Hal

Berikut kiat-kiat yang bisa kamu lakukan:

1. Memperhatikan Pakaian

woman near building
From Unsplash | Photo by Wisma Urcine

Sebetulnya cara paling sederhana untuk memilih pakaian agar tidak kampungan adalah dengan menggunakan pakaian yang biasa saja namun tetap disesuaikan dengan tema. And jangan lupa gunakan yang nyaman saja.

Semisal kamu mau ke mall nih, bisa gunakan pakaian yang wajar semisal kaos, jeans, sweater, sepatu, jacket, dan sejenisnya. Hanya saja perhatikan warna pakaian. Kenapa?

Jangan sampai kamu terlihat memiliki cir-ciri penampilan norak, apalagi sampai nge-jreng sendiri. Jadi pilih saja warna yang soft, bisa mulai dengan mengombinasikan maksimal 3 warna jangan lebih. Sebab kalau sudah 4-5 warna, nanti kesannya malah terlihat warna-warni sendiri. Kayak rainbow cake.

Hindari pula tabrakan warna yang mencolok, yang membuat kamu malah terlihat seperti crayon berjalan.

2. Juga Dandanan

woman getting lips applied with lipstick
From Unsplash | Photo by Freestocks

Akan ada saatnya kamu diharuskan untuk menggunakan make up yang base, light, sampai dengan bold. Untuk itu selalu cari tahu tujuan make up kamu untuk ke mana dan mau apa.

Misal kalo mau kuliah, bisa pakai yang base atau light saja. Karena akan banyak aktivitas yang bisa jadi menguras keringat. Kalo make up base kan keringetan dikit masih ok kan.

Lain cerita jika memaksa menggunakan make up bold ke kampus, alih-alih terlihat cantik, malah dikatain “muka kampungan”. Kenapa? Ya karena bukan tempatnya dong!

Masih mending diceramahi oleh teman, karena kalo sama dosen bisa jadi gegara make up berlebihan, kamu diusir dari kelas, repot kan?

3. Kemudian Aksesoris

woman holding clutch bag standing beside white bridge
From Unsplash | Photo by Zeni Rosalina

Pernahkah kamu melihat Ibu-ibu yang datang pada acara undangan dengan ber-gelang emas nan cukup banyak? Atau pun melihat bapak-bapak dengan kalung dan jam emas pula.

Jika ya, apa pendapat kamu? Kalo berpikiran bahwa mereka miliki ciri-ciri orang udik, berarti kita satu frekuensi.

Sebab pada dasarnya penggunaan aksesoris yang banyak, apalagi mewah (seperti emas) tidak membuat orang tersebut terlihat kaya pun bergaya. Malah bisa dibilang kampungan ya kan?

Sebab ciri-ciri orang kota yang benar kaya, lebih mementingkan aset kekayaan yang intangible seperti investasi dan saham. Jadi gak perlu flexing berlebihan. Setuju?

4. Hindari Pamer atau Over Flexing

red and black leather handbag
From Unsplash | Photo by Laura Chouette

Sifat norak adalah sifat yang memaksa kamu untuk terlihat keren, sukses, dan kaya, padahal tidak. Sederhananya jika kamu mampu memiliki barang branded, maka silakan kamu beli dan gunakan pada momen yang sesuai.

Jika tidak mampu, kamu cukup pakai apa yang kamu punya. Simple kan?

Namun pada kenyataannya, kadang orang kampungan itu memaksakan diri untuk terlihat lebih dari yang lain. Alhasil karena tidak mampu beli barang original, malah maksa untuk beli yang kw.

Tak jarang pula, barang tersebut malah di umbar-umbar  dan digunakan untuk pamer. So, ketimbang pujian, malah hujatan yang didapat. Ya kan?

5. And Don’t Forget to Learn Before Doing

woman sitting on bed while using gold turned 8 Plus
From Unsplash | Photo by Samantha Gades

Bilamana ada hal baru atau kegiatan baru yang akan kamu datangi atau lakukan, ada baiknya kamu pelajari dulu. Caranya gampang, bisa lewat internet atau pun menanyakan pada teman-teman kamu.

Salah satu contohnya, misal kamu diundang untuk makan malam secara formal. Maka kamu harus mulai pelajari yang namanya cara makan nan benar (table manner)

Sebab ada kalanya acara makan malam dilaksanakan di restoran. Semua hidangan akan dihidangkan berurutan mulai dari appetizer (makanan pembuka; sup, roti, dll), main course (hidangan utama: daging, kentang, karbohidrat), dan dessert (makanan penutup yang manis-manis).

6. Menjaga Sikap, Bertutur Kata yang Baik

two women sitting on chair
From Unsplash | Photo by Christina | wocintechchat

Lebih baik terlihat tenang, selalu tersenyum, dan memperhatikan orang yang berbicara bilamana kamu ingin menunjukkan sikap yang baik.

Akan tetapi jika kamu memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, tidak ada salahnya bergabung dalam obrolan. Hal tersebut akan menambah nilai kepercayaan diri kamu di hadapan mereka.

Contoh tutur kata yang baik di sini adalah dengan berbicara general (bahasa indonesia), mengurangi istilah dalam bahasa daerah, dan ber-dialek yang umum. Jaga intonasi dan penekanan kata.

Hindari kata kasar, umpatan, dan dialek daerah pun istilah yang tidak cukup diketahui oleh lawan bicara kamu. Dengan begitu mereka akan dengan senang hati mendengar apa yang ingin kamu sampaikan tanpa ada salah paham dalam berbahasa.

7. Jangan Terlalu Mempercayai Orang Lain

2 women sitting on black sofa
From Unsplash | Photo by Tiendat Nguyen

Kadang, ada momen di mana kamu harus punya pendirian sendiri. Karena hal tersebut bisa menunjukkan bahwa kamu punya sikap, serta tidak mudah untuk dipengaruhi.

Pasalnya kampungan dari segi pemikiran adalah ketika kamu mudah mengatakan “iya”, mudah terpengaruh oleh trend yang tidak lazim, dan mudah mengikuti apa kata orang lain.

Sebagai contoh kasus di film deh. Akan ada tokoh yang let’s say “polos dan kampungan” lalu diajak oleh tokoh populer untuk melakukan sesuatu, yang “they say cool”.

Singkat cerita tokoh tadi mengikuti saja, dan ketika sudah dilakukan ternyata Ia hanya dimanfaatkan saja. Ditambah lagi mereka yang menyuruh tadi malah menyudutkan si tokoh “culun” itu. Bukankah itu sangat menyedihkan?

Makanya, selain penampilan dan sikap, pemikiran pun harus selalu dilatih agar tidak kampungan atau norak juga, ya kan?

Demikianlah beberapa tips dalam bersikap agar tidak terlihat kampungan. So, karena kamu sudah tahu silakan praktekkan dan semoga membantu.

BACA JUGA:

1. Biar Gak Mati Gaya, Ini 29 Ide Pose Foto Keren Untuk Cowok

2. Rahasia Memakai Kaos Polo, Agar Kamu Tampil Casual Maksimal

3. Kaos Bergaris : Sejarah, Trend, dan Aneka Nama Motifnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here