Cari Cara Menagih Hutang ke Teman? Pakai Kalimat Ampuh Ini!

Wajib langsung praktik ya~

0
75
views

Ciptaloka.com –  Ada dua hal yang bisa dikatakan paling mudah dan paling susah untuk dilakukan oleh seorang manusia.

Pertama, adalah meminjam uang. Hal ni dikatakan mudah karena sekarang banyak cara bisa dilakukan guna mendapatkannya. Semisal, meminjam kepada keluarga atau kerabat dekat. Jika belum berhasil, masih bisa meminjam pada lembaga simpan-pinjam, sampai dengan aplikasi pinjol (pinjaman online).

Merujuk pada hal pertama, tentu hal Kedua ini bisa dibilang sebagai opposite lawan dari aktivitas di atas. Jadi jika meminjam uang itu adalah hal yang mudah, maka mengembalikannya merupakan hal yang susah. Betul gak?

Sebab bila pada waktunya untuk mengembalikan uang setiap manusia memiliki reaksi yang beragam. Jika Ia manusia yang normal, maka  akan langsung mengganti uang yang dipinjam sesuai dengan jumlah yang diterima, pun waktu yang dijanjikan. Bilamana telat, paling hanya 1-3 harian saja.

Namun hal tersebut akan berbeda reaksinya pada manusia yang tidak normal. Giliran waktunya pembayaran, akan ada saja manusia yang langsung menghilang, lost contact, bahkan tak segan untuk melarikan diri ke alam.

Dan ada satu hal lagi yang lebih sulit dari mengembalikan uang-nya, yakni menagih nya. Kadang, terdapat manusia yang ketika ditagih, malah emosi dan berprilaku lebih seram daripada orang yang memberinya hutang.

Reaksi yang paling parah dari itu, adalah orang yang langsung kesurupan bahkan amnesia ketika harus membayar hutangnya. Tanpa ada sebab langsung berkata Kamu siapa? Aku di mana? Aing saha?! Aing maung?! Tolong minta kopi!!”

Hmm, dari ketiga pengalaman di atas, salah satu nya apakah pernah kamu alami? Pun jika belum, dengan membacanya saja tentu akan ikut merasakan kekesalan nan sama. Tapi jika tidak, wow!! berarti kamu berada di posisi si peminjam. Jujur hah?! canda~

Lucunya lagi, jika kamu malah berada di posisi pemberi pinjaman. Sebab dengan mudah, kami bisa menebak bahwa kamu akan menemukan artikel ini berkat pencarian kata kunci berikut: Contoh kalimat menagih hutang yang sopan atau cara menagih hutang lewat chat.

Tidak apa, gak usah malu begitu, dalam artikel ini Ciptaloka akan dengan senang hati membantu kamu kok. Mau itu tentang menagih hutang secara sopan, atau sampai dengan menagih hutang dengan kekuatan pikiran pun akan kami bantu di sini:

Contoh Kalimat Menagih Hutang yang Sopan sampai Ngegas!

Wajib langsung praktik ya~

Sebelumnya, kami beritahukan cara menagih hutang lewat chat ini akan bertahap sesuai kondisi. Jadi nantinya kami buatkan kalimat untuk beberapa level kondisi begitu. Misal contoh percakapan menagih hutang-nya begini:

  • Level 1 = Menagih hutang yang belum jatuh tempo
  • Level 2 = Menagih hutang yang lewat 1-3 hari dari janji
  • Level 3 = Menagih hutang yang sudah lewat 1 minggu, tanpa membalas chat Level 1-2 sebelumnya

Contoh kalimat menagih hutang level 1

Bisa dikatakan bahwa dalam cara menagih hutang ke teman pada level ini, poin utama  percakapan hanya berfokus untuk mengingatkan sebelum jatuh temponya.

Dengan begitu, diharapkan orang yang pinjam sudah bersiap bilamana nantinya ditagih begitu. Ada dua versi, yang satu terkesan sopan dan yang kedua sopan tapi asyik gitulah.

Versi A :

Assalamualaikum, brother.

Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu ya.

Sebelumnya mohon maaf nih bilamana mengganggu waktunya.

Ini saya cuma mau mengingatkan perihal uang yang dipinjam minggu kemarin, kebetulan besok kan jatuh tempo-nya? Nah kalau sudah ada, segera kabari ya, Bro.

Sebab saya juga mendadak ada kebutuhan untuk keluarga. Harap dimaklum ya.

Besok ditunggu kabar baiknya.

Versi B :

Malam (Namanya),

Mohon maaf sebelumnya nih, takut neganggu aktivitasnya.

Cuma mau nanya, besok kan hari H untuk bayar uang yang seminggu kemarin dipinjam, misal sekarang udah ada boleh gak, bayar seakarang aja? 😀

Lagi seret nih, ada kebutuhan bulanan. Ditunggu ya kabar baiknya.

Contoh kalimat menagih hutang level 2

Berikutnya, arena sudah masuk level 2, maka cara menagih hutang yang baik lewat chat versi sekarang akan memperkuat kalimat penagihan.

Ciptakan susunan kalimat yang tegas, tapi jangan terlalu nge-gas. Sebab yang ngegasnya nanti kita simpan untuk level berikunya.

Secara struktur ada yang beberapa dihilangkan. Semisal salam pembuka dan pendahuluan. Untuk kalimatnya, boleh kita coba seperti ini:

Versi A :

*langsung panggil nama aja

Bianca…

Apa kamu masih ingat kalimat indah yang kau katakan di minggu kemarin? Jika tidak, ini akan aku tuliskan kembali: “Wan, pinjam uangmu dulu 200k minggu depan diganti.”

Lalu waktu pun berjalan dan tepat pada hari ini, adalah3 hari lebih dari hari yang dijanjikan. Untuk itu, tolong segera kembalikan uang yang kamu pinjam.

Tolong prioritaskan. Sekian.

Versi B :

*langsung panggil nama aja

Heh Tong!

Ini baiknya mau kayak gimana? Masa gegara uang, kita jadi saling kejar-kejaran gini. Gak enaklah, kan lu ama gue udah temenan lama, mau udahan kayak gini aja, yakin?

Lagian dulu kan lu minjem baik-baik nih, seenggaknya kalo belum ada sekarang pun komunikasi baik-baik aja, jangan malah gak ada kabar gini! Gak malu lu kabur-kaburan?

Kalo gak ada jawaban atau tanggapan, ya udah sepihak aja deh. Gue kasih waktu 1 hari ke depan, lu harus bayar/lunasi tuh uang 1 juta yang dipinjem minggu kemarin. Gua tunggu sampai jam 23:59 WIB besok.

Bilamana lu masih gak ada kabar kayak gini dan uang sedikitpun belum masuk ke rek, gue, besoknya lu bakal tahu apa yang bakal terjadi. Siap-siap aja, gue tunggu itikad baiknya.

Contoh kalimat menagih hutang level 3

Karena sudah ke level paling akut, akan ada beberapa kata yang bisa kita mainkan. Misal saja kata kasar, atau pun sindiran yang jleb banget deh.

Mengapa harus begitu? Karena faktanya, nagih baik sudah, nagih tegas sudah, ya berarti nagih nge-gas nih saatnya!

Tapi mesti nge-gas, tetap perhatikan kalimatnya. Jangan sampai membuat kesan blunder yang berujung pada hal nan tidak diinginkan kejadian.

Ini contoh kalimatnya:

Versi A 

Tong! Jujur gue kecewa ama lu, udah capek-capek gue bantu akhirnya malah gue yang malu.

Ngemis-ngemis buat dapetin uang yang jadi hak gue, bukan lu! Kalo harus tahu, itu uang buat simpanan gue makan di akhir bulan, sekarang jadinya gue kelaparan. Anjimm banget lu kan!

Gue udah capek nagih ke Lu, tunggu aja sore gue ke rumah lu dan ketemu ortu lu. Udah kadung malu, biar mereka tahu kelakuan busuk lu!

Versi B

Bro/Sis,

Kali ini gue gak akan nagih hutang, cuma mau minta ketemuan dan tanda tangan aja.

Ini udah gue siapin, surat kesepakatan bersama, dengan dua versi yang berbeda.

Pertama, surat kesepakatan yang menyatakan bahwa LU udah BERHUTANG ke GUE, sebanyak sekian.. dan BERJANJI AKAN MENGEMBALIKAN sesuai kesepakatan di surat ini.

Kedua, surat kesepakatan yang menyatakan bahwa LU adalah ORANG MISKIN, yang TIDAK MAMPU MEMBAYAR HUTANG sebanyak SEKIAN kepada GUE.

Lalu berkat kebaikan hati GUE, gupun mengikhlaskan hutang itu, mengingat kondisi peminjam yang MISKIN, PENDAPATAN KURANG, dan TIDAK MAMPU MEMBAYAR HUTANG bahkan MENCICIL HUTANG.

Gimana? mau di mana jam berapa? Atau langsung gue otw sekarang ke rumah, ya?

Nah, kalau semua contoh kalimat meminjam uang sudah tertulis, terlihat kentara sekali kan kalimatnya? Mulai dari yang bisa dibilang sebagai cara menagih pembayaran atau hutang dengan sopan, sampai dengan  cara menagih yang terkesan tegas.

Silakan pakai sesuai kebutuhan saja ya~

BACA JUGA:

1. 30+ Contoh Kalimat Promosi Bisnis Hijab Online yang Ampuh

2. 39 Kalimat dan Kata-kata Promosi, yang Dijamin Memikat Pembeli

3. Tahan Tawa! Ini 43 Contoh Sarkasme Bahasa Indonesia dan Inggris

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here